Agustus 13, 2026

Badung Genjot Cegah Stunting, 200 Paket Olahan Ikan Disalurkan di Kuta

DENPASAR, Bicarabalinews.com – Pemerintah Kabupaten Badung terus memperkuat upaya pencegahan stunting melalui Program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). Kali ini, sebanyak 200 paket olahan ikan disalurkan kepada balita, ibu hamil, dan anak-anak yang berisiko stunting di Kelurahan Kuta, Selasa (21/7).

Penyerahan paket dilakukan oleh Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, di Kantor Lurah Kuta. Program tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan asupan gizi masyarakat melalui konsumsi protein hewani berkualitas.

Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Badung I Nyoman Suardana, Camat Kuta I Made Agus Suantara, Sekretaris Camat Kuta I Putu Dedik Adi Ardiana, Lurah Kuta Gusti Ayu Putu Erawati, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Badung.
Rasniathi Adi Arnawa mengatakan, Gemarikan bukan sekadar program pembagian bantuan pangan, tetapi juga langkah membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya konsumsi ikan sejak dini. Menurutnya, pemenuhan gizi yang baik akan berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak, terutama perkembangan otak.

“Kami perlu memberikan pemahaman secara dini kepada anak-anak dan ibu hamil tentang pentingnya makan ikan sebagai sumber protein hewani yang sangat baik untuk pertumbuhan sel-sel tubuh, terutama pertumbuhan sel-sel otak,” ujar Rasniathi Adi Arnawa.

Ia menambahkan, budaya gemar mengonsumsi ikan perlu terus ditanamkan kepada masyarakat. Terlebih, wilayah Kuta memiliki akses yang relatif mudah terhadap ikan segar sehingga diharapkan konsumsi ikan dapat menjadi bagian dari pola hidup sehari-hari.

Dengan meningkatnya konsumsi ikan, pemerintah berharap kualitas kesehatan masyarakat, khususnya generasi muda, semakin baik sekaligus mendukung upaya menekan angka stunting di Kabupaten Badung.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Badung I Nyoman Suardana menjelaskan bahwa penyaluran paket olahan ikan di Kelurahan Kuta merupakan pelaksanaan kelima Program Gemarikan sepanjang tahun 2026. Sebelumnya, kegiatan serupa telah berlangsung di Desa Mengwi, Desa Getasan, Desa Bongkasa, dan Kelurahan Kerobokan Kaja.

Menurutnya, sepanjang tahun ini Program Gemarikan ditargetkan menjangkau 10 desa dan kelurahan di Kabupaten Badung. Setelah Kelurahan Kuta, program akan dilanjutkan ke Kelurahan Benoa, Desa Sobangan, Desa Tumbak Bayuh, Desa Ayunan, dan berakhir di Desa Sibang Kaja.

“Pada kegiatan di Kelurahan Kuta ini, kami menyerahkan sebanyak 200 paket olahan ikan yang diperuntukkan bagi balita, ibu hamil, serta anak-anak yang berpotensi mengalami stunting sebagai bagian dari upaya pencegahan,” kata Suardana.

Selain kegiatan pencegahan, Dinas Perikanan Kabupaten Badung juga menjalankan program penanganan stunting secara berkelanjutan melalui penyaluran 4.200 paket olahan ikan setiap tahun kepada kelompok sasaran.

Khusus di Kelurahan Kuta, sebanyak 15 paket olahan ikan disalurkan setiap bulan kepada masyarakat yang masuk dalam kategori penerima manfaat program penanganan stunting. Program ini diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan protein masyarakat sekaligus mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Badung.

Melalui pelaksanaan Gemarikan secara berkesinambungan, Pemerintah Kabupaten Badung menargetkan peningkatan kualitas gizi masyarakat sekaligus membentuk kebiasaan mengonsumsi ikan sebagai bagian dari gaya hidup sehat. (WIJ/Rls) 

Berita Terkait